Market News

3 Saham Industri Dasar Yang Berusaha Keluar Dari Top Losers

Perdagangan saham awal pekan berhasil mencetak keuntungan dengan kenaikan yang tipis setelah diawal perdagangan sempat mencetak penguatan signifikan. Namun jelang penutupan terjadi aksi jual khususnya saham sektor industri dasar yang menjadi top losers perdagangan.

Selain saham industri dasar terdapat sektor pertambangan, konsumer dan manufaktur yang menjadi pemberat indeks. Sektor industri dasar melemah hingga 1,05% dan secara teknikal selama 2 pekan terakhir alami konsolidasi.

Saham-saham sektor industri dasar   yang perdagangan akhir pekan lalu ditutup melemah seperti saham CPIN, INTP, MAIN, JPFA dan GDST. Namun terdapat juga saham-saham yang berhasil menguat seperti saham SMGR, ARNA dan KRAS.

Untuk beberapa saham yang menarik diperdagangkan hari ini dari sektor keuangan khususnya saham perbankan yang masuk dalam LQ45 seperti saham CPIN, INTP dan SMGR.

CPIN
Setelah ditutup melemah -5,9% ke posisi 2850  dengan volume perdagangan mencapai 10,4 juta saham dan secara teknikal terpantau terakhir indikator MA  bergerak naik dengan   indikator stochastic bergerak turun  ke area jenuh jual, saham berusaha menguat kembali. Sementara indikator ADX terpantau bergerak turun    dengan  +DI juga turun,  sehingga  diprediksi   rekomendasi trading pada level support berada pada 2811 hingga resistance Rp3167. Rekomendasi trading Buy

INTP
Setelah ditutup melemah -0,4% ke posisi 20150 dengan volume perdagangan mencapai 1,11 juta saham dan secara teknikal terpantau terakhir indikator MA  bergerak naik  dengan indikator RSI bergerak konsolidasi di area tengan, namun saham berusaha menguat kembali. Sementara indikator ADX terpantau bergerak turun dengan  +DI cenderung turun,  sehingga  diprediksi   rekomendasi trading pada level support berada pada 19995 hingga resistance Rp20630. Rekomendasi trading Buy

SMGR
Setelah ditutup menguat 0,5% ke posisi 11000  dengan volume perdagangan mencapai 3,43 juta saham dan secara teknikal terpantau terakhir indikator MA  bergerak naik  dengan indikator stochastic  bergerak naik di area tengah, saham berusaha menguat kembali. Sementara indikator ADX terpantau bergerak flat   dengan  +DI naik,  sehingga  diprediksi   rekomendasi trading pada level support berada pada 10856  hingga resistance Rp11210. Rekomendasi trading Buy

 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang