Market News

Akhir Indeks Shanghai Dilemahkan Oleh Data Perdagangan

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok  Selasa (08/12), indeks Shanghai berakhir di teritori negatif. Indeks Shanghai ditutup turun 67 poin atau 1,89 persen di 3470 dengan sentimen negatif lemahnya data perdagangan Tiongkok.

Lihat : Bursa Tiongkok Bergerak Negatif Merespon Data Perdagangan dan Anjloknya Harga Minyak

Bursa Tiongkok ditutup di zona merah terganjal data perdagangan November yang masih lemah. Ekspor turun 6,8 persen lebih buruk dari yang diperkirakan secara tahunan, menandai bulan kelima berturut-turut penurunan. Sedangkan Impor, turun 8,7 persen pada laju tahunan. Terdapat surplus perdagangan pada $ 54,10 miliar.

Indeks Shenzhen Composite turun 40 poin atau 1,78 persen lebih rendah pada 2221.

Sedangkan saham energi Tiongkok juga berakhir dalam wilayah negatif antara 1,87 persen hingga 3,04 persen.

Demikian juga saham Broker dan saham bank turun antara 0,59 persen hingga 2,68 persen.

Dalam perkembangan keuangan Tiongkok, mata uang Yuan dibuka pada level terendah dalam tiga bulan. Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan tingkat titik tengah di 6,4078 per dolar menjelang pembukaan. Pada penutupan pasar, yuan diperdagangkan pada 6,4181 terhadap dolar.

Data Senin juga menunjukkan cadangan devisa China jatuh ke tingkat terendah dalam lebih dari 24 bulan pada bulan November, memperbarui kekhawatiran atas arus modal keluar dari perekonomian. Cadangan devisa turun sebesar $ 87,22 miliar dari $ 3,438 triliun pada akhir November, menurut PBOC.

Untuk perdagangan selanjutnya, esok hari akan dirilis data-data penting indikator ekonomi Tiongkok.

Data Inflation Rate (YoY) November, diindikasikan berdasarkan hasil survey ekonom akan berada pada posisi 1,4%, meningkat dari hasil sebelumnya pada 1,3%.

Data Inflation Rate (MoM) November, diindikasikan berdasarkan hasil survey ekonom akan berada pada posisi penurunan -0,1%, meningkat dari hasil penurunan sebelumnya pada -0,3%.

Data PPI (YoY) November, diindikasikan berdasarkan hasil survey ekonom akan berada pada posisi penurunan -5.9%, sama dengan hasil penurunan sebelumnya pada -5.9%

Analyst Vibiz Research  memperkirakan bahwa pergerakan indeks Shanghai akan bergerak sideways cenderung melemah jika penurunan harga minyak kembali terjadi dan bursa wall street melemah. Namun hasil indikator ekonomi yang positif memungkinkan untuk indeks Shanghai naik ke wilayah positif.

Indeks diperkirakan akan mencoba bergerak pada kisaran Support pertama pada posisi 3.380 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus Support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Support kedua pada posisi 3.265.

Sebaliknya jika harga berbalik naik akan menembus Resistance pertama pada posisi 3.609 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus Resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Resistance kedua pada posisi 3.744 poin.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang