Market News
Market News
Banjir Dana Asing di Bursa Tidak Sanggup Angkat Rupiah Awal Pekan
Mengakhiri perdagangan valas awal pekan ini di tanah air, kurs Rupiah tidak berhasil pertahankan penguatan yang terbentuk diawal perdagangan. Dollar AS yang masih sangat kuat terhadap major currencies di pasar spot mendominasi pelemahan Rupiah hari Senin ditengah derasnya dana asing masuk ke bursa lokal.
PAsar global masih optimis dengan prospek saham tanah air sehingga aksi beli yang lebih dominan membuat terjadinya net buy asing di perdagangan bursa awal pekan. Aksi beli saham asing mencetak net buy sekitar Rp605 miliar lebih dan berhasil support penguatan IHSG dengan kenaikan indeks 0,3% pada kisaran 4521 setelah diawal perdagangan dibuka pada kisaran 4524.
Indeks dollar AS yang menunjukkan kekuatan kurs mata uang Amerika terhadap 6 mata uang utama global lainnya masih menunjukkan penguatan oleh optimisme pasar akan dollar meski data NFP akhir pekan lalu lebih rendah dari data sebelumnya.
Hari ini rupiah melemah 0,18% ke posisi Rp13.860/US$ dari akhir perdagangan sebelumnya di pasar spot setelah dibuka pada posisi 13824/US$ pagi tadi. Demikian kurs Jisdor telah ditetapkan BI hari ini dari perdagangan sebelumnya melemah tipis dari hari sebelumnya menjadi 13837 dari 13833 hari Jumat (4/12) . Demikian juga berdasarkan kurs transaksi BI untuk transaksi antar bank hari ini, Rupiah menguat dipatok Rp13,906/US$ untuk kurs jual dan Rp13,768/US$ kurs beli.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan keesokan harinya berpotensi melemah oleh proyeksi penguatan dollar AS di hari pertama pekan ini.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens
