Market News
Market News
Bisnis di Jepang Bangkit Kembali, Pesanan Mesin Melonjak
Data terbaru ekonomi yang menunjukkan kinerja sektor manufaktur Jepang hari ini, data pesanan mesin inti mengalami lonjakan pada bulan Oktober lalu seperti yang dilaporkan oleh Kantor Kabinet Jepang. Rilis data ini turut mengkonfirmasi pertumbuhan ekonomi negara ini yang tidak jadi resesi oleh data PDB Q3 yang dirilis kemarin.
Dalam laporan tersebut pesanan mesin inti naik pada bulan Oktober 10,7 persen senilai ¥ 903,8 miliar, mengalami kenaikan yang cukup signifikan setelah pada bulan sebelumnya naik ke posisi 7,5%.

Jika dilihat secara tahunan, pesanan mesin inti melonjak 10,3 persen yang melebihi perkiraan sebelumnya untuk kenaikan 0,6 persen setelah bulan sebelumnya kontraksi di 1,7%. Jumlah pesanan mesin yang dipergunakan untuk industri kapal dan dari perusahaan tenaga listrik naik 20,9 persen 22,5 persen secara tahunan pada bulan tersebut.
Selain itu dilaporkan juga pesanan manufaktur melonjak 14,5 persen secara bulanan dan 28,1 persen secara tahunan menjadi ¥ 376,5 miliar pada bulan Oktober, sementara pesanan non – manufaktur naik 10,7 persen pada bulan dan 14,4 persen pada tahun ke ¥ 534.1 miliar.
Untuk pesanan pemerintah anjlok 39,7 persen secara bulanan dan 28,1 persen secara tahunan ke ¥ 190.9 miliar. Pesanan dari luar negeri naik 41,6 persen secara bulanan dan 37,5 persen secara tahunan menjadi ¥ 1,2 triliun. Pesanan dari lembaga anjlok 2,8 persen secara bulanan dan 4,9 persen secara tahunan menjadi ¥ 112.8 miliar.
Data pesanan mesin yang menjadi indikator investasi modal perusahaan-perusahaan di Jepang ini menunjukkan meningkatnya pelaku bisnis di negeri ini untuk perluas bisnisnya. Dan kondisi ini menjadi momentum bagi negeri ini untuk mempercepat kembali pertumbuhan ekonominya.
H BaraVMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
