Market News
Market News
Data Dari ONS Semakin Lemaskan Pound Sesi Eropa
Pergerakan kurs pound yang terus melemah sejak awal perdagangan melanjutkan trend perdagangan sebelumnya, semakin terperosok dalam di pertengahan sesi Eropa hari ini (08/12) oleh buruknya data yang dilaporkan kantor statistik nasional Inggris sore ini.
Sentimen negatif sore ini semakin kuat ketika Official National Statistic Inggris (ONS) umumkan laporan kinerja manufaktur negeri tersebut yang alami kontraksi data produksi manufakturnya menjadi -0,4 persen pada bulan Oktober dari bulan September di 0,9 persen. Data yang dirilis ini selain jauh dibawah periode sebelumnya juga jauh dibawah ekspektasi penurunan indeks di -0,1 persen.
Disisi lain pergerakan indeks dollar yang menggambarkan kekuatan kurs dollar terhadap 6 rival utamanya menunjukkan pergerakan yang positif dilihat secara teknikal pada time frame H1. Sentimen yang berusaha mengangkat nilai kurs ini datang dari data ekonomi AS yang akan dirilis malam nanti dan berpotensi meenunjukkan data yang meningkat khususnya pada indikator JOLTS Job Openings.
Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (10:00:35 GMT) bergerak lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lemah pada 1.5056 di awal perdagangan (00.00 GMT), pair GBPUSD turun 49 pips atau 0,4% dan nilai bergulir berada pada 1,5007.
Dan untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD akan semakin turun ke level support 1.4960 dan jika tidak tembus level tersebut, maka pair dapat naik ke level 1.5069.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
