Market News
Market News
Dollar Sesi Eropa Masih Dilemahkan Oleh Harga Minyak
Pergerakan kurs dollar pada perdagangan sesi Eropa hari Selasa (8/12)masih nyaman di posisi melemah terhadap major currencies setelah perdagangan hari sebelumnya berhasil pertahankan rally sejak akhir pekan lalu oleh sentimen kenaikan fed rate. Sejak awal perdagangan sesi Asia hari ini kurs bergerak konsolidasi mencari tumpuan untuk lanjut rally namun tidak mampu akibat anjloknya harga minyak mentah semalam.
Pergerakan harga minyak di pasar spot sejak awal perdagangan bergerak terbatas pasca anjlok ke posisi terendah dalam enam tahun terakhir dan pada sesi Eropa tampak bergerak positif namun masih jauh dari harga pembukaan awal pekan. Hasil rapat OPEC akhir pekan lalu yang tidak dapat memutuskan pagu produksinya dan melanjutkan pagu sebelumnya membuat harga minyak mentah terlena.
Namun jelang sesi Amerika sore ini, pergerakan indeks dollar yang menggambarkan kekuatan kurs dollar terhadap 6 rival utamanya menunjukkan pergerakan yang positif dilihat secara teknikal pada time frame H1. Sentimen yang berusaha mengangkat nilai kurs ini datang dari data ekonomi AS yang akan dirilis malam nanti dan berpotensi meenunjukkan data yang meningkat khususnya pada indikator JOLTS Job Openings.
Memantau kekuatan kurs dollar AS terhadap mata uang lainnya pada indeks dollar AS saat ini (09:30:40 GMT) bergulir di kisaran 98,55, turun dari pembukaan 98,71 pada 00.00 GMT. Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan index dollar AS berdasarkan harga tinggi di 98,77 dan rendah di 98,41 sesi Asia maka malam ini indeks diperkirakan memiliki resisten di kisaran 99,91 dan 99,32 sedangkan support terdekat di kisaran 98,09 dan 97,90.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
