Market News

Dollar Singapura Alami Tekanan Lanjutan dari Rupiah dan Dollar AS

Diawal perdagangan pasar valas Singapura hari ini (8/12), kurs dollar SGD terkoreksi melanjutkan lemahnya pergerakan sebelumnya di pasar spot pada sesi Eropa dan Amerika setelah diawal perdagangan sempat menguat. Demikian juga terhadap Rupiah, sejak awal perdagangan masih melemah melanjutkan perdagangan sebelumnya. 

Pelemahan terhadap Rupiah disebabkan kuatnya mata uang negara tetangganya terhadap dollar AS yang sedang melemah terhadap major currencies di pasar spot sesi Asia sejak pagi tadi. Sepinya penggerak fundamental dalam negeri membuat kurs ini ikut melemah.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (03:15:11 GMT) bergulir di kisaran 1.4074 setelah diawal perdagangan dibuka pada level 1.4062.  Pada perdagangan  awal  pekan  pair ini menutup harian dengan bullish yang  berakhir di 1.4062.

Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir lemah  di kisaran 9835,17 setelah perdagangan  sebelumnya ditutup 9871,51. Dan perdagangan kemarin untuk transaksi  antar bank ditanah air    berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah    menjadi   9,932.15 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya  di harga  9,953.46 .

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan pair USDSGD berpotensi bullish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan sebelumnya  di 1.4064 dan posisi rendah  di 1.3950  pair ini  berpotensi berakhir rebound.

 

 

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang