Market News
Market News
Harga Batubara Rotterdam Akhir Pekan Tertekan Penurunan Minyak Mentah
Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari (05/12), harga batubara Rotterdam kembali mengalami penurunan. Harga batubara turun imbas anjloknya harga minyak mentah dunia.
Harga minyak mentah ditutup lebih rendah pada penutupan sabtu dinihari (05/12) setelah hasil pertemuan OPEC menghasilkan kesepakatan menjaga produksi minyak mentah untuk mempertahankan pangsa pasar.
Harga minyak berjangka WTI untuk kontrak bulan Januari 2016 ditutup turun 2,7 persen pada 39,97 dollar per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent turun 80 sen, atau 1,8 persen, pada 43,05 dollar per barel, setelah jatuh awal pekan ini pada posisi terendah 42,43 dollar per barel.
Terkait anjloknya harga minyak tersebut, di akhir perdagangan sabtu dini hari harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Desember berada di posisi 48,55 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,40 dollar atau setara dengan -0,82 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu harga batubara kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan Desember 2015 ditransaksikan pada posisi 37,50 dollar per ton.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kinerja harga minyak mentah. Melemahnya harga komoditas ini diperkirakan akan berlangsung terus akibat permintaan global yang masih sangat lemah.
Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 48,00 dollar dan support kedua di level 47,50 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 49,00 dollar dan 49,50 dollar.
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
