Market News

Harga CPO Menguat Dengan Aksi Bargain Hunting

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Rabu siang (09/12) terpantau mengalami kenaikan. Harga komoditas ini memanfaatkan aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para pelaku pasar untuk masuk ke dalam teritori positif.

CPO berhasil menguat meskipun mata uang ringgit hari ini terpantau mengalami peningkatan yang terhadap dollar AS pada siang ini. Biasanya peningkatan ringgit menjadikan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relative lebih mahal bagi pembeli luar negeri sehingga permintaannya turun.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami kenaikan terbatas. Harga kontrak Februari 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 7 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.403 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk melanjutkan trend peningkatan. Dengan semakin menguatnya rencana kenaikan suku bunga AS minggu depan, akan semakin menguatkan dollar dan semakin menekan mata uang ringgit. Harga minyak mentah juga memberikan pengaruh kuat terhadap pergerakan harga CPO.

Harga CPO berjangka kontrak Juli di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level support pada posisi 2.370 ringgit dan 2.340 ringgit. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 2.430 ringgit dan 2.460 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang