Market News

Harga Gula ICE Turun Dengan Peningkatan Produksi Tanaman Tebu

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan Rabu dini hari (09/12) ditutup di zona negatif. Harga gula menjadi turun karena adanya peningkatan pertumbuhan produksi tanaman tebu di Brazil.

Harga gula jatuh setelah sebuah kelompok perdagangan industri gula Brasil, Unica mengatakan pabrik-pabrik gula di wilayah negara bagian pusat-selatan tumbuh, yang mengelola 90% dari tanaman tebu Brasil, meningkat 18,9% dari tahun sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,30 sen atau setara dengan -1,96 persen pada posisi 15,00 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh pergerakan dollar AS dan pemulihan produksi gula kasar.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 14,50 sen dan 14,00 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  15,50 sen dan 16,00 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang