Market News

Harga Kakao Anjlok 3% Akibat Gangguan Teknis

Harga kakao berjangka ICE Futures mengalami penurunan tajam pada akhir sesi perdagangan Rabu dinihari tadi (09/12). Harga kakao berjangka di ICE Futures New York mengalami penurunan paling tinggi dalam lebih dari setahun, setelah kesibukan order jual pagi memicu pemutus sirkuit yang berhenti sebentar dalam perdagangan.

Penurunan $ 100 dalam hitungan detik yang disebabkan perdagangan yang terhenti selama 30 detik, dan memicu spekulasi bahwa dana komoditas mungkin telah melikuidasi posisi.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Maret 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan pelemahan tajam. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -101 dollar atau -2,96 persen pada posisi 3.316 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi berbalik menguat dengan perkiraan masih terganggunya produksi kakao di Pantai Gading akibat angin Harmattan.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level resistance pada posisi 3.360 dollar. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 3.400 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi koreksi ada pada 3.280 dollar dan 3.240 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang