Market News

Harga Karet Tocom Terganjal Anjloknya Harga Minyak dan Pelemahan Yen

Harga karet alami berjangka pada perdagangan Selasa (08/12) berada di zona negatif. Pelemahan harga minyak mentah dan kenaikan yen menjadi pendorong utama penurunan harga karet alami Tocom .

Harga minyak mentah WTI ditutup turun pada dinihari tadi, anjlok 5,8 persen pada 37,65 dollar per barel setelah OPEC gagal untuk mengatasi kelebihan pasokan yang terus bertambah, sementara dolar juga terus menguat yang membuat harga minyak mentah menjadi lebih mahal. Saat ini terpantau minyak mentah WTI masih berada di posisi terendah hampir 7 tahun.

Sementara itu, terpantau saat ini Yen Jepang alami penguatan. Terpantau kurs USDJPY berada pada penurunan -0,24% pada 123.07, hal ini menggambarkan Yen sedang menguat terhadap dollar.

Pada perdagangan hari ini, harga karet berjangka untuk kontrak paling aktif di bursa komoditas Tokyo yaitu kontrak bulan Mei 2016 terpantau melemah sebesar -2,4 yen menjadi 171,2 yen per kilogram, turun dari penutupan sebelumnya pada 173,6 yen per kilogram.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet berjangka Tocom pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi alami tekanan dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar yen Jepang dan harga minyak mentah. Kedua indikator tersebut merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap pergerakan harga karet alami Tocom.

Harga komoditas karet berjangka di bursa Tocom akan mengetes level Support di 166,00 yen dan 161,00 yen. Harga akan menemui Resistance pada level 176,00 dan 181,00 yen jika harga berbalik ke teritori negatif.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang