Market News

Harga Kopi Arabica Turun Dengan Peningkatan Produksi di Kolumbia

Harga kopi arabika berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Selasa dini hari tadi (08/12) ditutup turun. Penurunan harga kopi arabica terpengaruh peningkatan produksi kopi di Kolumbia .

Kongres Petani Nasional di Bogota, Kolumbia pada hari Jumat, memperkirakan bahwa negara akan mengalami hasil tanaman yang terbesar selama dua puluh dua tahun dalam tahun ini, pada hasil sekitar 14 juta kantong. Dengan referensi sejak 2009 dan dengan bantuan program penanaman kembali yang berlangsung luas yang telah melihat petani menghasilkan lebih tinggi, telah terjadi peningkatan 60% rata-rata hasil per hektar.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Maret 2016 ditutup turun pada posisi 1,2605 dollar, turun tajam sebesar -0,90 sen atau setara dengan -0,71 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan dengan sentimen peningkatan produksi kopi di negara-negara produsen kopi dan semakin menguatnya dollar AS dengan prospek kenaikan suku bunga bulan Desember ini.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support di posisi 1,2400 dollar dan 1,2200 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2800 dollar dan 1,3000 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang