Market News

IHSG 7 Desember Sesi 1 Menguat Didukung Berbagai Sentimen Positif

Memasuki sesi 1 Senin (07/12), IHSG melanjutkan penguatan, naik 38.08 poin atau 0,84% pada 4546,54.

Penguatan IHSG didukung berbagai sentimen positif dengan menguatnya bursa Global, menguatnya kurs rupiah dan dikeluarkannya paket kebijakan ekonomi ketujuh oleh pemerintah Indonesia.

Bursa Wall Street ditutup menguat pada sabtu dinihari (06/12) setelah hasil data NFP AS melebihi ekspektasi ekonom. Indeks Dow Jones ditutup naik 2,12 persen. Indeks S & P 500 ditutup naik 2,05 persen. Sedangkan Indeks komposit Nasdaq ditutup naik 2,08 persen.

Demikian juga bursa Asia dibuka menguat terdorong hasil data NFP AS yang menguat. Indeks Nikkei, indeks Kospi maupun indeks ASX 200 dibuka positif, demikian juga indeks Shanghai dan indeks Hang Seng.

Sentimen positif juga datang dengan penguatan kurs Rupiah terhadap dollar AS. Siang ini terpantau kurs Rupiah menguat 0,12% pada 13,827.5.

Pemerintah Indonesia kembali mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi ketujuh yang diumumkan pada Jumat (4/12) malam, Paket kebijakan eknomi ke tujuh ini bertujuan memberikan keringanan Pajak Penghasilan atau PPH Pasal 21 atau pajak karyawan yang dibayar oleh perusahaan padat karya dan fasilitas kemudahan memperoleh sertifikat tanah bagi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas tanah negara.

Siang ini juga terpantau 9 sektor alami penguatan, dimana sektor yang menjadi penopang IHSG adalah sektor Aneka Industri yang mencatatkan penguatan 1,66%. Sedangkan satu-satunya sektor yang alami pelemahan adalah sektor Industri Dasar yang turun 0,37%.

Tercatat sampai sesi 1 siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 1,69 miliar saham dengan nilai mencapai 1,94 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 132,448 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan sentimen positif penguatan bursa global, penguatan Rupiah dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4501-4459, dan kisaran Resistance 4589-4636.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang