Market News

IHSG 8 Desember Dibuka Negatif Tertekan Pelemahan Bursa Global

Indeks Harga Saham Gabungan pada pembukaan perdagangan Selasa (08/12) dibuka terkoreksi negatif, turun -25,46 poin atau -0,56% pada 4495,93. Pelemahan IHSG terpengaruh melemahnya bursa global akibat anjloknya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah WTI ditutup turun 5,8 persen pada 37,65 dollar per barel setelah OPEC gagal untuk mengatasi kelebihan pasokan yang terus bertambah, sementara dolar juga terus menguat yang membuat harga minyak mentah menjadi lebih mahal.

Akibat anjloknya harga minyak mentah, bursa Saham Wall Street ditutup melemah pada penutupan perdagangan Selasa dinihari (08/12). Indeks Dow Jones ditutup turun 0,66 persen, S & P 500 ditutup turun 0,70 persen, Nasdaq turun 0,79 persen.

Demikian juga pembukaan bursa Asia yang pagi tadi mixed, saat ini terpantau berada di zona merah, akibat lonjakan harga minyak mentah menekan kinerja saham-saham di bursa Asia.

Pada pembukaan perdagangan saham Indonesia pagi ini terpantau 30 saham menguat dan 91 saham melemah. Terjadi perdagangan saham sebanyak lebih dari 526 juta saham dengan nilai mencapai lebih dari 440 miliar rupiah, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih dari 11900 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan berpotensi menghadapi tekanan penurunan tajam minyak mentah, namun diharapkan adanya fundamental yang dapat menguatkan IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4454-4414, dan kisaran Resistance 4535-4585.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang