Market News
Market News
Indeks Hang Seng Berakhir Negatif Dengan Penantian Kenaikan Suku Bunga AS
Pada penutupan perdagangan Rabu (09/12), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun -101,37 poin, atau -0,46 persen, pada 21803.76. Bursa Hongkong mencapai titik terendah 2 bulan, dimana investor masih menantikan rencana kenaikan suku bunga AS minggu depan.
Lihat : Bursa Hongkong Bergerak Turun Ikuti Pelemahan Bursa Global
Perdagangan tipis di pasar dengan data inflasi harga konsumen bulanan Tiongkok datang sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan, sebesar 1,5 persen per tahun pada pertumbuhan tahun untuk November. Indeks harga produsen turun lebih rendah dari yang diharapkan menjadi 5,9 persen selama rentang waktu yang sama, menurut Biro Nasional data Statistik, memperpanjang penurunan 45-bulan. Namun hasil inflasi tersebut belum memberikan dorongan penguatan indeks Hang Seng.
Dalam perdagangan saham, sektor broker berada lebih rendah pada Rabu, dengan saham Citic Securities turun 0,23 persen di HK $ 17,46 dan saham Haitong Securities 1,39 persen lebih lemah di HK $ 12,78. Kenaikan tipis harga minyak mentah gagal diterjemahkan menjadi keuntungan untuk sektor perminyakan, dengan saham Petrochina turun 1,32 persen di HK $ 5,23, sedangkan saham CNOOC naik 1,08 persen di HK $ 8,39.
Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng terpantau mengalami penurunan -106 poin atau -0,49% pada 21,672.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 21,778.00.
Untuk perdagangan selanjutnya belum ada data indikator ekonomi yang akan dirilis, namun perlu memperhatikan perkembangan ekonomi Tiongkok dan global, serta harga komoditas.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng akan bergerak melemah terbatas terpengaruh potensi melemahnya harga minyak mentah. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 21.382-20.900 dan kisaran Resistance 22.074-22.553.
Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
