Market News
Market News
Indeks Kospi Dibuka Positif Didukung Lonjakan Saham Samsung Engineering
Pada awal perdagangan bursa Korea Selatan Selasa (08/12), Indeks Kospi dibuka naik 1,6 poin atau 0,08 persen pada 1.965. Anjloknya harga minyak mentah tidak berhasil menekan indeks Kospi. Penguatan bursa Korea Selatan ditopang kenaikan signifikan saham Samsung Engineering dan saham-saham unggulan.
Lihat : Bursa Korsel Ditutup Negatif Dengan Kinerja Negatif Saham Blue Chip
Pada awal perdagangan pagi ini, saham Samsung Engineering naik 23 persen setelah Reuters melaporkan Jay Lee, pewaris Grup Samsung dan juga wakil ketua Samsung Electronics, akan membeli hingga 300 milyar won saham di perusahaan jika rights issue tidak sepenuhnya ditempatkan. Perusahaan sebelumnya telah mengumumkan 1,2 triliun won ($ 1,02 miliar) rights issue.
Sementara itu dari berita perusahaan, Samsung Group juga menghadapi penyelidikan dari badan pengawas keuangan Korea Selatan atas dugaan insider trading dan manipulasi pasar selama penggabungan Samsung C & T dan Cheil Industries awal tahun ini. Sebuah laporan kantor berita lokal Yonhap mengatakan sembilan eksekutif terkait dengan merger sedang diselidiki.
Adapun saham-saham lain yang menopang indeks Kospi pagi ini adalah saham Tec Co yang naik 15,1%, saham Hansung naik 10,1%, saham Daelim Trading naik 7,91%, saham Daou Technology naik 7,4%.
Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,60 poin atau -0,66% pada 239.90, dimana pada penutupan sebelumnya berada pada 241.50.
Untuk perdagangan hari ini belum ada lagi arahan dari fundamental domestik. Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan merosotnya harga minyak mentah dan menekan bursa globaklakan menguat terbatas dengan merespon penguatan bursa global. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 237.38-234.78 dan kisaran Resistance 243.73-246.75
Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
