Market News

Indeks Shanghai Ditutup Positif Didukung Hasil Inflasi dan Kinerja Positif Saham

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok  Rabu (09/12), indeks Shanghai berakhir di teritori positif. Indeks Shanghai ditutup naik 23 poin atau 0,65 persen pada 3492 didukung hasil positif inflasi Tiongkok dan kinerja positif sahamnya.

Lihat : Bursa Tiongkok Bergerak Positif, Terjadi Tarik Menarik Kondisi Ekonomi Domestik

Hari ini Tiongkok merilis angka inflasi November. Indeks harga konsumen (CPI) naik 1,5 persen pada laju tahunan, sedikit mengalahkan ekspektasi, sementara indeks harga produsen (PPI) turun 5,9 persen pada laju tahunan, sejalan dengan jajak pendapat Reuters.

Sementara itu Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan tingkat mid point untuk yuan pada tingkat terendah dalam lebih dari empat tahun.

Yuan mid point yang ditetapkan sebesar 6,414 per dolar, terendah sejak Agustus 2011, dibandingkan dengan 6,4078 pada hari Selasa. Bank sentral Tiongkok memungkinkan kenaikan atau penurunan kurs spot yuan maksimal 2 persen terhadap dolar.

Yuan diperdagangkan lebih rendah pada 6,423 terhadap dolar.

Indeks Shenzhen Composite naik 6,8 poin atau 0,3 persen pada 2228.

Sedangkan dalam perdagangan saham, maka saham-saham sekuritas Tiongkok diperdagangkan di zona hijau, antara 0,95 persen hingga 2,08 persen. Saham-saham perbankan, properti, dan energi semua di wilayah positif. Saham Vanke naik 6,3 persen.

Untuk perdagangan selanjutnya, esok hari belum ada data penting indikator ekonomi Tiongkok yang akan dirilis.

Analyst Vibiz Research  memperkirakan bahwa pergerakan indeks Shanghai akan bergerak sideways cenderung melemah jika penurunan harga minyak kembali terjadi dan bursa wall street melemah. Namun hasil indikator ekonomi yang positif dan kinerja positif saham memungkinkan untuk indeks Shanghai terus berada di wilayah positif.

Indeks diperkirakan akan mencoba bergerak pada kisaran Support pertama pada posisi 3.426 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus Support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Support kedua pada posisi 3.372.

Sebaliknya jika harga berbalik naik akan menembus Resistance pertama pada posisi 3.524 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus Resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Resistance kedua pada posisi 3.587 poin.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang