Market News
Market News
Jepang Tidak Jadi Alami Resesi, PDB Q3 Justru Meningkat
Kondisi ekonomi Jepang yang diperkirakan sebelumnya alami resesi oleh estimasi data PDB kuartal ketiga yang kontraksi, tidak jadi alami resesi setelah kantor Kabinet Jepang Selasa pagi umumkan data PDB Q3-2015 alami kenaikan dari kuartal sebelumnya baik secara tahunan maupun secara kuartalan.
PDB Jepang naik 0,3 persen pada kuartal yang berakhir bulan September 2015, lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan awal yang kontraksi 0,2 persen setelah kuartal sebelumnya kontraksi di posisi 0,1 persen.

Namun memang jika dilihat dari indikator yang membentuk PDB tersebut alami peningkatan namun lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Konsumsi swasta tumbuh lebih lambat 0,4 persen (0,5 persen pada perkiraan awal), memberikan kontribusi 0,2 persen terhadap ekspansi (0,3 persen pada perkiraan awal).
Investasi swasta non-perumahan tumbuh 0,6 persen, sedangkan investasi residensial meningkat sedikit lebih dari yang diharapkan (2 persen dari 1,9 persen pada perkiraan awal, memberikan kontribusi 0,1 persentase poin).
Selanjutnya belanja pemerintah naik 0,3 persen, menambahkan 0,1 persen menjadi ekspansi, sejalan dengan angka sebelumnya sementara investasi publik kontraksi 1,5 persen, mengurangi 0,1 persen terhadap pertumbuhan .
Kabinet Jepang juga umumkan pertumbuhan ekonomi negeri tersebut secara tahunan naik 1 persen, dibandingkan dengan estimasi awal kontraksi 0,8 persen dan jauh di atas ekspektasi pasar kenaikan 0,1 persen setelah kuartal sebelumnya kontraksi 0,5 persen.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
