Market News

Meski Utang Berkurang BNBR Rugi Besar dan Saham Belum Bergerak

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR),  yang bisnisnya merugi pada periode kuartal ketiga lalu dibandingkan periode yang sama tahun 2014 berhasil mengurangi utangnya dari posisi utang per akhir tahun lalu. Utang yang tercatat pada Q3 lalu sebesar Rp 8,69 triliun di kuartal III-2015 sedangkan per akhir tahun 2014 utang perusahaan mencapai Rp8,86 triliun.

Dilihat dari denominasinya, jumlah utang dalam mata uang rupiah mencapai  Rp 525 miliar atau turun sekitar 50 miliar dari tahun sebelumnya sedangkan jumlah utang berbentuk dolar AS turun  Rp108 miliar, yaitu dari US$ 666 juta  menjadi hanya US$ 558 juta.

Dari periode pembayarannya, utang jangka pendek Rp 6,44 triliun sedang tahun sebelumnya mencapai Rp6,64 triliun dan utang  jangka panjang Rp 2,25 triliun sedang posisi utang jangka panjang tahun 2014 mencapai Rp 2,22 triliun.

Namun kinerja keuangan periode Q3 merupakan kinerja yang buruk sehingga semakin memberatkan fundamental sahamnya. Saham BNBR menjadi salah satu saham yang tidak liquid dengan pergerakan saham yang flat sejak IPO, harga sahamnya sendiri hanya bergerak di level harga saham termurah.


 

Lens Hu/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang