Market News

Outlook Kalender Forex Minggu Ini

Euro naik karena kekecewaan terhadap Draghi dan ini juga membuat dolar AS terpuruk terhadap matauang lainnya. Sekarang apa selanjutnya? Highlight pada minggu ini sebelum keputusan kenaikan tingkat bunga adalah keputusan tingkat bunga Swiss, Selandia Baru dan Inggris, data employment Australia, Sentimen konsumen dan harga produsen penjualan ritel dari AS. Ini adalah event-event utama dari kalender Forex minggu ini, Mari kita lihat outlooknya.

  1. Haruhiko Kuroda berpidato: Selasa, 16:06.  Gubernur BOE Haruhiko Kuroda diskedulkan untuk berbicara di Tokyo. Kuroda telah mengabaikan permintaan untuk berjalan dengan perlahan untuk mencapai target inflasi bank sentral sebesar 2%. Menurutnya hanya gerakan yang berani yang bisa mengalahkan deflasi. Diperkirakan akan terjadi volatilitas harga.
  2. JOLTs AS: Selasa, 22:00. Angka pasar tenaga kerja ini diawasi oleh the Fed. Angka ini memberikan gambaran yang lebih luas mengenai ekonomi AS. Setelah berada pada 5.39 di bulan September, di bulan Oktober diperkirakan akan berada di level 5.59.
  3. Keputusan tingkat bunga Selandia Baru: Kamis, 03:00. Reserve Bank of New Zealand mempertahankan tingkat kas resmi di 2.75%, ditengah keprihatinan akan pertumbuhan yang melambat di Cina dan Asia Timur. Kali ini sentral bank Selandia Baru diperkirakan akan memotong tingkat bunganya menjadi 2.50%.
  4. Data employment Australia: Kamis, 07:30. Tingkat pengangguran Australia turun tanpa terduga menjadi 5.9% di bulan Oktober, ke angka terendah sejak bulan Mei mengalahkan perkiraan sebesar 6.2%. Pasar tenaga kerja menambah 58.600 posisi baru, hampir empat kali lebih daripada yang diperkirakan. Kali ini pasar tenaga kerja diperkirakan akan kehilangan 10.000 pekerjaan sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan naik ke 6%.
  5. Keputusan tigkat bunga Swiss: Kamis, 15:30.  Bank sentral Swiss melanjutkan kebijakan tingat bunganya yang negatip pada pertemuan bulan September, meninggalkan tingkat bunga pada minus 0.75%. Bank sentral Swiss berusaha mendevaluasi Swiss Franc yang kuat tetapi memperkirakan akan terjadi deflasi yang disebabkan olah rendahnya harga minyak.
  6. Keputusan Tingkat bunga Inggris: Kamis, 19:00. Gubernur Bank of England Mark Carney menyatakan di bulan November bahwa tingkat bunga tidak akan dinaikkan di Inggris sebelum tahun ini berakhir dan kebanyakan dari pembuat kebijakan percaya bahwa bank sentral akan menunggu beberapa bulan sebelum menaikkan tingkat bunga.
  7. Klaim pengangguran AS: Kamis, 20:30. Jumlah aplikasi untuk tunjangan pengangguran di AS pada minggu lalu bertambah sebanyak 9000 menjadi 269.000, mempertahankan angka klaim yang rendah selama empat decade. Untuk minggu ini jumlah klaim pengangguran diperkirakan akan mencapai 266.000.
  8. Penjualan eceran AS: Jumat, 20:30. Penjualan eceran AS naik 0.1% di bulan Oktober ditengah penurunan yang tidak terduga dalam pembelian otomobil. Kali ini penjualan eceran diperkirakan akan naik 0.2% dan Penjualan inti naik 0.3%.
  9. PPI AS: Jumat, 20:30. Harga produsen AS turun dibulan Oktober untuk bulan yang kedua, turun 0.4% setelah mencatat 0.5% di bulan sebelumnya. Angka yang buruk ini menunjukkan tekanan inflasi yang berkurang yang bisa membuat Federal Reserve menunda menaikkan tingkat bunganya pada bulan Desember ini. Kali ini harga produsen diperkirakan masih tetap datar.
  10. Sentimen konsumen AS: Jumat, 20:30. Optimisme konsumen AS naik menjadi 93.1 di bulan November, naik untuk bulan yang kedua, satu tanda yang baik sebelum musim liburan tiba. Sementara para ekonom memperkirakan dibulan November akan terjadi kenaikan hanya sebesar 91.3. Di bulan Desember, sentimen konsumen diperkirakan akan mencapai 92.3.

Itulah outlook dari event-event utama penggerak pasar pada minggu ini. Tetaplah disini untuk pembahasan yang spesifik pada waktunya masing-masing.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research  Center