Market News

Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Jilid 7 Mengantisipasi Kenaikan Suku Bunga AS

Sinyal kepastian kenaikan suku bunga AS tampaknya semakin menguat. Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen mengisyaratkan siap untuk menaikkan suku bunga jangka pendek bulan Desember ini. The Fed, yang memegang peranan penting dalam pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 15-16 Desember ini, telah mengatakan akan menaikkan suku federal dana acuan dari mendekati nol setelah melihat lebih lanjut perbaikan dalam pasar kerja dan menjadi cukup yakin inflasi akan naik menuju target 2%.

Nada hawkish kenaikan suku bunga AS ini sebenarnya sudah lebih dominan, tergambar dalam hasil rilis FOMC pada bulan November pada Kamis dinihari (19/11) yang mengungkapkan bahwa “sebagian besar peserta” setuju kondisi yang akan mendorong kenaikan suku bunga bisa dipenuhi pada saat pertemuan berikutnya dan sebagian bahkan merasa kondisi tersebut sudah terpenuhi.

Terkait semakin menguatnya keyakinan kenaikan suku bunga AS tersebut, pemerintah melalui Menko Perekonomian Darmin Nasution telah mempersiapkan draf Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 7. Draft ini akan dibahas di sela-sela jadwal Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin beberapa rapat terbatas hari Jumat (4/12) ini, dan akan segera diumumkan kalau sudah siap.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, Paket kebijakan yang ke-7 itu difokuskan ke beberapa hal, terutama untuk menstimulasi, memudahkan, dan juga mengantisipasi kalau betul-betul Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve menaikkan suku bunga.

“Kita sudah siap, baik dari segi efisiensi, segi produktivitas, dan juga kemudahan berusaha bagi dunia usaha,” kata Pramono sebelum mengikuti rapat terbatas di kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/12) pagi.

Menurut Pramono, salah satu poin dalam Paket Kebijakan ke-7 itu adalah menyangkut kemudahan berusaha bagi dunia usaha, utamanya masalah daftar negatif investasi (DNI).

Kita nantikan paket kebijakan ekonomi terbaru pemerintah ini dan diharapkan dapat memberikan penguatan bagi ekonomi Indonesia.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang