Market News

Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Eropa Masih Belum Memuaskan

Pertumbuhan ekonomi  kawasan Eropa pada kuartal ketiga didukung oleh konsumsi swasta dan pengeluaran pemerintah disaat ekspor tertekan perlambatan dalam perdagangan global.

Produk domestik bruto di blok 19 negara komunitas Eropa ini naik 0,3 persen dalam tiga bulan hingga September setelah berkembang 0,4 persen pada kuartal sebelumnya, kata kantor statistik Uni Eropa di Luxembourg Selasa (08/12), mengkonfirmasikan perkiraan 13 November.

Data dirilis kurang dari seminggu setelah Bank Sentral Eropa memangkas salah satu suku bunga utamanya pada rekor rendah dan memperluas program pembelian aset untuk setidaknya € 15 triliun (US $ 1,6 triliun) untuk menopang pemulihan ekonomi di kawasan itu dan membawa inflasi lebih dekat ke arah 2 persen. Sementara pengeluaran domestik adalah manfaat dari harga minyak yang lebih rendah, sementara ekspor teredam oleh perlambatan ekonomi di pasar negara berkembang.

Belanja pemerintah naik 0,6 persen pada kuartal ketiga dari 0,3 persen dalam tiga bulan sebelumnya, dan konsumsi rumah tangga dipercepat menjadi 0,4 persen dari 0,3 persen. Pembentukan modal tetap bruto tidak berubah dari kuartal kedua, ketika naik dari revisi 0,1 persen. Ekspor naik 0,2 persen dan impor naik 0,9 persen. Dari tahun lalu, ekonomi 19-negara berkembang 1,6 persen, menurut Eurostat.

ECB menyajikan proyeksi ekonomi pada 3 Desember yang sebagian besar tidak berubah dari bulan September, bahkan saat Presiden ECB Mario Draghi menunjuk risiko penurunan yang berasal dari "ketidakpastian mengenai perkembangan ekonomi global serta risiko geopolitik yang lebih luas."

Bank sentral menetapkan proyeksi pertumbuhan untuk tahun depan 1,7 persen, dan revisi proyeksi 2.017 menjadi 1,9 persen dari 1,8 persen. Prospek inflasi untuk 2016 dipotong menjadi 1 persen dari 1,1 persen, dan diturunkan menjadi 1,6 persen dari 1,7 persen untuk tahun berikutnya.

Menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi di kawasan euro, pembuat kebijakan setuju minggu lalu pada stimulus tambahan termasuk perpanjangan pelonggaran kuantitatif dalam enam bulan sampai setidaknya Maret 2017, perluasan kelayakan aset untuk utang lokal dan regional, dan pemotongan suku bunga deposito menjadi minus 0,3 persen. Sementara Draghi meyakinkan pengamat bahwa langkah-langkah yang "memadai" dan Wakil Presiden Vitor Constancio mengatakan gubernur menyetujui "apa yang diusulkan Dewan Eksekutif," pasar keuangan mengirim euro melonjak dan saham dan obligasi jatuh menandakan diperlukan tindakan yang lebih maju lagi.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang