Market News

Produk Tiongkok Sumbang Defisit Terbesar Bagi Perdagangan Amerika

Seperti yang dilaporkan Departemen Perdagangan AS akhir pekan lalu bahwa defisit perdagangan negeri tersebut pada bulan Oktober alami peningkatan dari periode sebelumnya oleh berkurangnya ekspor. Ekspor barang pada bulan tersebut merupakan ekspor yang terendah sejak Juni 2011,  ekspor makanan  terendah sejak Maret 2012, sedangkan ekspor pasokan industri terendah  dalam lima tahun.

Ekspor Amerika anjlok 1,4 persen menjadi $ 184.1 miliar  pada bulan  Oktober dari ekspor  $ 186.8 miliar pada bulan September. Dan dari sisi impor hanya turun 0,6 persen menjadi $ 228,0 miliar pada bulan Oktober dari $ 229.2 miliar  pada bulan September.

United States Exports

Dilihat dari negara tujuan ekspor, negara-negara yang alami penurunan ekspor seperti Tiongkok, Uni Eropa, Jerman dan Jepang. Terhadap mitra dagangnya ini defisit Amerika semakin bertambah, pasalnya impor justru bertambah dari negara-negara diatas.

Membengkaknya defisit dagang  Amerika pada bulan Oktober lebih banyak disumbang oleh bertambahnya defisit dagang dengan negara-negera tersebut, dimana secara rinci defisit terbentuk dari  Tiongkok (defisit $ 30,2), Uni Eropa (defisit$ 13.3), Meksiko (defisit$ 6.3), Jerman (defisit $ 6.2), Jepang (defisit $ 5.3), Italia (defisit $ 2.3), Korea Selatan (defisit $ 2.3), India (defisit 2,0 $ ), Perancis (defisit $ 1.7), Kanada (defisit $ 0.2), Brasil (defisit $ 0.2).

Departemen Perdagangan AS mencatat defisit perdagangan naik menjadi $ 43,9 miliar pada bulan Oktober dari  $ 42,5 miliar  pada bulan September. Padahal sebelumnya defisit dagang negeri ekonomi terbesar dunia ini diperkirakan berkurang menjadi $ 40,6 miliar.

 

 

H BARA/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang