Market News
Market News
Rupiah Selasa Pagi Dibuka Kuat, Dollar Terkoreksi
Kurs Rupiah awal perdagangan hari ini (7/12) berhasil dibuka menguat terhadap dollar setelah awal pekan melemah oleh buruknya data cadangan devisa tanah air pada bulan November dan penguatan dollar AS.
Namun beberapa saat kemudian kurs Rupiah sempat terkoreksi dalam waktu yang sempit di pasar spot, dan sebelum berita ini disampaikan Rupiah kembali menguat. Namun di pasar bursa asing masih melanjutkan aksi jual melanjutkan sentimen perdagangan sebelumnya.
Lebih banyaknya aksi jual saham oleh asing sejak awal perdagangan saham dibuka terbentuk net sell sebesar 79 miliar namun diperkirakan jumlah ini akan berkurang dan akhirnya asing mencetak net buy oleh optimis pasar global terhadap kondisi ekonomi dalam negeri.
Untuk pergerakan dollar AS di pasar spot pagi ini tampak melemah terhadap beberapa major currencies terkecuali terhadap dollar australia. Dan pergerakan dollar akan dapat naik kembali jika data ekonomi yang dirilis malam nanti untuk data JOLTS menunjukkan peningkatan data.
Namun pergerakan kurs di pasar spot siang ini naik 0,27% dari akhir perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13823/US$ setelah sempat dibuka pada level Rp13855/US$. Demikian kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini melemah tipis dari hari sebelumnya menjadi 13853 dari 13837 hari Senin (7/12) .
Untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini akan bertahan bullish hingga akhir perdagangan sore, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13.870 resistance 13.815 per dollar.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens
