Market News
Market News
Usaha Pemerintah Korsel Tumbuhkan Ekonomi di Tahun 2016
Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang berhasil bangkit pada periode kuartal ketiga lalu dari penurunan ekonomi selama 4 kuartal terakhir. Dari laporan bank sentral Korea Selatan pekan lalu bahwa perekonomian negara meningkat dengan PDB naik 2,7% dari 2,2% kuartal sebelumnya.
Namun meskipun terjadi suatu peningkatan, pemerintah Korea Selatan sangat serius untuk meningkatkan kembali ekonomi yang telah terpangkas selama 4 kuartal terakhir. Dan sebagai langkah moneternya, pemerintah telah menganggarkan sekitar 70 persen untuk menunjang percepatan ekonominya di tahun 2016.
Dalam laporan pemerintah setelah menetapkan anggaran tahun depan seperti yang dikutip dari media setempat, pemerintah Korea Selatan mengalokasikan ?224,8 triliun atau 68 persen dari ?330,6 triliun anggaran sepanjang tahun untuk mendukung pemulihan ekonomi negeri tersebut.
Dari anggaran belanja negara yang sudah ditetapkan hari Selasa (8/12) tersebut, sekitar 40 persen dari anggaran diserap pada kuartal pertama. Proyek yang paling prioritas yang dilakukan pemerintah diawal tahuan yaitu proyek infrastruktur, dimana Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi telah mengalokasikan anggaran di muka untuk 87 proyek seperti pembangunan jalan raya antara Sangju dan Yeongdeok di Provinsi Gyeongsang Utara.
Kementerian Kelautan dan Perikanan huga akan menghabiskan anggaran pada proyek-proyek pelabuhan, termasuk membangun tembok laut di Pelabuhan New Ulsan . Departemen Pertanian, Pangan dan Urusan Pedesaan akan menyerap anggaran untuk memerangi kekeringan, sementara Kementerian Tenaga Kerja dan Tenaga Kerja akan menyerap untuk mendukung pencari kerja mendapatkan pekerjaan.
Apa yang dilakukan pemerintah Korea Selatan ini hampir sama dengan pemerintahan Jokowi yang mengangkat pertumbuhan ekonomi dengan berbagai proyek infrastrukturnya sebagai optimalisasi serapan anggaran yang ada.
H BaraVMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
