Market News

Waran Perusahaan Minuman ALTO Disuspensi, Sahamnya Jadi Lemas

Pergerakan saham PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) setelah mendapat sanksi suspensi atas efek Warannya bergerak turun jelang akhir perdagangan saham hari Selasa (8/12). Secara harian nilai saham menurun namun dibandingkan harga sebelumnya saham meningkat. Waran ALTO disuspensi oleh regulator bursa dikarenakan harganya melonjak tajam dari harga sahamnya diawal perdagangan hari ini khususnya Waran seri I di pasar reguler dan pasar tunai.

Jika dilihat dari pergerakan sahamnya di bursa, saham  ALTO  hari ini  turun  35 point ke level Rp 350. Setelah dibuka pada level Rp 385 dan sempat mencapai titik terendah  Rp 350 , dan hingga berita ini di tulis volume transaksi saham   sebesar 13 lot saham saja dengan valuasi transaksi Rp458 ribu.

Melihat kinerja keuangan terakhir perusahaan yang memproduksi minuman kemasan merek Alto, pada kuartal ketiga lalu merugi sebesar Rp24,18 miliar  dibandingkan periode yang sama tahun 2014 yang untung Rp2,63 miliar.

Penurunan kinerja disebabkan merosotnya pendapatan usaha  menjadi Rp201,67 miliar dari pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp259,86 miliar. Demikian juga jumlah aset perusahaan pada periode yang berakhir bulan  September 2015 mencapai Rp1,18 triliun turun dari jumlah aset  2014  Rp1,24 triliun. 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang