2018-03-14

MEDIA VISIT JFX KE TVRI

Jakarta, 14 Maret 2018.

Jakarta Futures Exchange (JFX) mengadakan media visit ke Kantor Pusat Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang berlokasi di daerah Senayan, Jakarta. Kunjungan disambut oleh Direktur Utama TVRI Helmy Yahya, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rini Padmirehatta beserta jajaran staf. Dari JFX dihadiri oleh Direktur Utama Stephanus Paulus Lumintang dan Direktur Donny Raymond beserta jajaran staf. Agenda kunjungan adalah dalam rangka perkenalan kelembagaan serta penjajakan peluang kerjasama antara JFX dan TVRI.

Televisi Republik Indonesia (TVRI) merupakan stasiun televisi tertua di Indonesia dan satu-satunya televisi yang jangkauannya mencapai seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah penonton sekitar 82%. Saat ini TVRI memiliki 29 Stasiun Daerah dan 1 Stasiun Nasional dengan didukung oleh lebih dari 370 satuan transmisi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Direktur Utama TVRI Helmy Yahya menyatakan rasa terima kasihnya atas kunjungan JFX ke kantor pusat TVRI. Secara prinsip Helmy menyatakan bahwa kemitraan strategis antara TVRI dan JFX berpeluang untuk dijajaki lebih lanjut dalam beberapa aspek yang terkait dengan pemberitaan (news), distribusi data/informasi, kegiatan edukasi, corporate events dan aspek lainnya.

Dalam kunjungan tersebut Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada manajemen TVRI atas sambutan hangat selama kunjungan berlangsung. Paulus menyatakan sangat terbuka dengan penjajakan peluang akan terbentuknya suatu simbiosis yang mutualis antara kedua lembaga dalam berbagai aspek seperti edukasi, sosialisasi dan literasi perihal industri Perdagangan Berjangka Komoditi(PBK) berskala nasional yang dapat dilakukan bersama-sama dengan TVRI.

Secara spesifik Paulus juga menekankan peran JFX selaku wadah mekanisme pembentukan harga, sarana lindung nilai(hedging) serta penyedia acuan harga berjangka untuk ragam komoditi andalan/strategis hasil bumi nusantara seperti kopi, olein, emas, kakao. Melalui diseminasi harga-harga acuan tersebut ke masyarakat luas, peran strategis TVRI selaku pengemban tugas negara untuk menyediakan layanan informasi dan edukasi dari tingkat domestik hingga global tentunya akan berkontribusi signifikan dalam agenda pembangunan ekonomi nasional secara umum dan pengembangan industri PBK secara khusus.

Diseminasi harga dan edukasi untuk peningkatan literasi publik perihal industri PBK merupakan area sinergi yang sangat potensiil untuk dapat dijajaki bersama oleh lembaga TVRI dan JFX dalam bentuk kemitraan strategis.

 

Tentang TVRI

TVRI adalah lembaga penyiaran yang berdiri tanggal 24 Agustus 1962. TVRI mengemban tugas sebagai televisi yang mengangkat citra bangsa melalui penyelenggaraan penyiaran peristiwa yang berskala internasional, mendorong kemajuan kehidupan masyarakat serta sebagai perekat sosial. Secara spesifik dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 13 Tahun 2005 ditetapkan bahwa tugas TVRI adalah memberikan pelayanan informasi, pendidikan dan hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya bangsa untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Visi TVRI adalah menjadi media utama penggerak pemersatu bangsa, dimana TVRI di masa depan menjadi aktor utama penyiaran dalam menyediakan dan mengisi ruang publik, serta berperan dalam merekatkan dan mempersatukan semua elemen bangsa. Misi TVRI adalah menyelenggarakan siaran yang menghibur, mendidik, informatif secara netral, berimbang, sehat, dan beretika untuk membangun budaya bangsa dan mengembangkan persamaan dalam keberagaman, menyelenggarakan layanan siaran multiplatfrom yang berkualitas dan berdaya saing, menyelenggarakan tata kelola lembaga yang modern, transparan dan akuntabel, menyelenggarakan pengembangan dan usaha yang sejalan dengan tugas pelayanan publik, menyelenggarakan pengelolaan sumber daya proaktif dan andal guna meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan pegawai.